01 November 2007

Presidenku Seorang Seniman

Pak SBY bikin album, bukan album foto apalagi album perangko, ini album lagu. Yap betul sodara, Pak Presiden kita ternyata juga seniman pencipta lagu (side job ya Pak?). Plok..plok..plok...salut saya sama sampeyan Pak SBY, sebagai presiden pastilah jadwal acara sampeyan itu padet banget, tapi heran dan gumunnya, kok ya sempet bikin lagu juga. Acara peluncuran 10 lagu karya Pak SBY ini dilakukan hari Minggu(28/10) kemaren, yang dihadiri oleh para pembantu-pembantunya(menteri), dan juga artis-artis papan atas Indonesia, acara itu dikemas dengan mewah layaknya sebuah konser musik besar (Kompas 30/10), ya iyalah...Presiden gitu lho...

Tapi gejala kesenimanan Pak Presiden kita itu sebenarnya sudah mulai terlihat sejak kampanye pilpres 5 taon yang lalu. Ditengah calon yang laen dengan seriusnya meneriakkan jargon-jargon kampanye disertai kepalan tangan yang terangkat, eh Pak SBY malah mengiklankan dirinya melalui nyanyian. Jargon kampanyenya yang “Bersama Kita Bisa” itu dengan indahnya mengalun melalui nada. Selain itu, dalam pemberitaan surat kabar, seringkali diberitakan SBY menyanyi dalam sebuah acara, dan yang gokilnya lagi, presiden sering gitaran bareng rombongan di dalam pesawat saat melakukan perjalanan diplomatik. Top dah pokoknya Pak...

Politik dan seni. Dua bidang yang kalo sekilas dilihat sebenarnya bertolak belakang. Politik yang identik dengan para pelakunya yang kebanyakan botak, berpakaian formal, permainan-permainan licik dan “bunuh-bunuhan”, sedangkan seni yang dekat sekali dengan unsur keindahan dan estetika, selain pelakunya yang jarang banget bersentuhan dengan segala hal yang formal. Terus apa jadinya semisal dua unsur tadi digabungkan, apakah lalu akan tercipta sebuah seni politik? yang didalamnya ada acara “bunuh-bunuhan” tadi tapi dengan cara yang indah, “membunuh dengan indah”, keren juga kayaknya...hahaha...

Kembali ke Pak SBY yang udah ngeluarin album tadi, saya sebenernya seneng banget kalo ternyata RI 1 kita itu memiliki jiwa seni yang tinggi. Itu artinya pak SBY masih mempunyai nilai-nilai keindahan dalam jiwanya, bukan melulu berkutat dengan kekuasaan.

Setidaknya para seniman lebih bernurani dibandingan dengan pure politician (menurut saya lho). Yang dilakukan para seniman itu, apapun bidangnya, murni untuk menghibur orang banyak. Andaikata menghasilkan banyak duit untuk dirinya dari berkesenian itu ya mereka anggap sebagai side effect aja.

Bandingkan dengan para politikus itu, saya nggak bermaksud mendiskreditkan lho, tapi image yang mereka bentuk dimasyarakat memang sudah begitu, bermulut manis,mengobral janji, selalu berorientasi pada kekuasaan, dan lebih sering hanya mementingkan kelompok dan dirinya sendiri saja.

Jadi mari kita jangan hanya mengecam kegagalan-kegagalan dari pemerintahan Pak SBY ini, tapi ada baiknya sekali-kali kita nilai Pak SBY dari sudut pandang yang sama sekali jauh dari unsur politik. Agak sulit memang, karena memang hal yang paling mudah adalah untuk mencari-cari dan mengecam kesalahan orang lain. Dasar manusia....

Gambar Pak SBY dapet dari sini

18 comments:

peyek said...

iya saya berusaha melihat dari sudut yang laen,
eniwe, lagunya Es-Be-Ye boleh dibajak nggak?
kalo boleh, baru bisa ngelihat dari sudut yang len deh! hehehehe

Jiewa said...

Sip, kalah tuh si Bush(uk). Tapi moga2 bukan buat mendongkrak popularitas menjelang 2009 ya :)

prim said...

Kalau..di Amerika orang seni melangkah ke birokrat..kalau di Indonesia..birokrat melangkah ke seni....!!!

LifeByYourHand said...

kok malah sibuk bikin lagu segh bukannya ngurus negara ??

Ely Meyer said...

lebih siip lagi, ntar kalau albumnya laku keras, hasilnya disumbangkan ^_^

laku keras nggak sih?

como said...

sebuah "metode" kampanye yang atraktif untuk pemilu 2009 nanti.he.he. saya pikir, musik adalah bahasa yang sangat universal, jadi sebuah program yang berkaitan dengan sosialisasi program kerja, persuasi politik, ataupun penyebaran janji2 yang seharusnya merupakan "kontrak sosial" kepada rakyat, akan lebih komunikatif bila dikemas dalam bentuk lagu, yang katanya merupakan produk high culture. yah, selamat datang bagi para birokrat dan politisi yang coba terjun ke dunia seni. mungkin mereka udah kebakaran jenggot kali yaa, setelah mendengar kritik2 dalam lagu,puisi,prosa atau produk2 dari para seniman kritis seperti Iwan Fals, Wiji Thukul, Pramoedya Ananta Toer, ataupun Harry Roesli..he.he. Art can be a weapon...

heRRu said...

halah... banyak kaleee yang mesti dipikirin daripada bikin album

BUDI SANG SUPERBEJO said...

iyo pak presiden emang kayak seniman,
tapi terkadang juga senewen,
la wong program2nya banyak yang tidak terealisasi!!!!

ichaAwe said...

wadoh...kok uwak gw SBY gak bilang2 yee bikin konser...wakakakakkakak...

bagus2 gak yah lagu2na??? apakah available in CD and Kaset????
brarti harus beli yg original yah??? secara kali dibajak ntar lgsg ditangkap kamtib ... halaaahhhh....

Yuki Tobing said...

huhu, SBY menapakkan kakinya ke bidang lain, boleh juga.. buat yang berlawanan pendapat, well, emang perlu diakui program beliau ada yang belum terealisasi, cuma kalo kita mau jujur, apa bakal pernah ada presiden seperti itu? gak kan, bukankah lebh baik mendukung daripada mengkritik tanpa memberi solusi konkrit?

jadi presiden itu gak gampang, dan jelas SBY buat saya sudah lumayan memuaskan dibanding kinerja pejabat sebelumnya..

Anang said...

jiwa seninya tinggi

geLLy said...

SBY...tiga kata!!!

ga' kefikiran kasih comment apa joeLL..!!! aku gi mumet joeLL,sliamu iki mesti gi no jogyo..yo met liburan ae..

Dony Alfan said...

Berani bajak album milik Presiden? Kita tunggu saja di multiply.
Kenapa ya kok album itu tidak disebarkan secara gratisan di internet, khan dia sudah kaya. Masak Presiden kalah sama KOIL yang album barunya bisa didownload secara gratis, dan legal untuk dicopy antar flasdis maupun hardis.
Pemilu 2009 nanti mungkin tidak ada lagi bagi-bagi kaos, tapi bagi-bagi CD.

"Politik yang identik dengan para pelakunya yang kebanyakan botak..."
semoga saja mbak Angelina Sondakh nggak ikut-ikutan botak

Augusto said...

sebentar lagi bikin band yang namanya
RI 1.. vokalis SBY, guitar pada JK, dummer Gelly Tobing, Piano Panjul, Bass Sayurs...hahhaaa.... mending mikirin rakyat pak... wong rakyat banyak yang kelaparan, ga dapat kerjaan, krimininalitas tinggi.. SBY malah nyanyi.. melas rakyat to dab!!

Zee said...

Sah-2 aja klo pak Presiden mo buat lagu, namanya org kreatif trs kenapa hrs protes? Justru dgn buat lagu n nyanyi, pak sby bs ilangin stress trs jd fresh lagi utk mikirin masalah negara.... :)

adekjaya said...

hebaat.....bakalan ada saingan dewa 19, peterpan, dan lain-lain..

Vie said...

Clinton juga pinter main sax.
Apa ada ya beda politician dan musician?

A Lie said...

Ai ai ai...., PreSINDENkoe cakep, gagah n pinter Nyanyi lho.... Bangga lah.....

 
;