12.7.12

Tips memilih Fotografer Pernikahan Anda


Pernikahan adalah salah satu momen besar dalam kehidupan manusia. Setiap orang ingin yang istimewa untuk acara pernikahan mereka. Puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah rela dihabiskan demi mewujudkan acara pernikahan yang istimewa.  Setelah semua acara usai, tinggal dokumentasi (foto/video) yang dapat mengulang kembali semua momen indah dan spesial tersebut. Itulah kenapa dokumentasi tidak dapat dipisahkan dari acara apapun, terlebih lagi acara sesakral dan seistimewa pernikahan. Namun sayangnya sampai saat ini urusan dokumentasi masih saja dianggap sepele atau kerap dilupakan karena sudah terlalu sibuk dengan segala urusan yang berkaitan dengan pelaksanaan hari H, walhasil untuk urusan dokumentasi selalu saja dilakukan pada last minute atau bahkan pasrah kepada salon/perias untuk mencarikannya. Apa yang bisa dijadikan jaminan kepuasan ketika bukan anda sendiri yang menentukan pilihan?

Seiring berkembangnya jaman, teknologi kamerapun turut berkembang. Pun begitu dengan urusan trend foto/video wedding, dari yang semula hanya sekedar dokumentasi biasa yang kaku dan asal terang, mulai bergeser ke arah wedding jurnalism atau biasa kita sebut dengan candid, yang bisa menangkap lebih banyak emosi dan momen-momen penting dalam acara tersebut. Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan pasangan dan keluarga mengenai jenis dokumentasi seperti apa yang anda inginkan. Dengarkan masukan-masukan dari mereka sebelum memutuskan untuk booking sebuah jasa dokumentasi.
Berikut beberapa tips untuk memilih fotografer wedding bagi anda,

Pilihlah berdasarkan :
- Pengalaman dalam meliput acara
- sampel2 karya yang dpt dipertanggungjawabkan bahwa itu karyanya/timnya
- Mengerti urutan acara pernikahan baik tradisional maupun internasional
- Berpakaian rapi layaknya profesional dalam acara pernikahan anda nanti
- yang dapat memberikan masukan-masukan buat anda
- Yang dapat mengarahkan pose-pose untuk anda maupun keluarga mulai dari foto prewedd sampai acara wedding nanti
- referensi dari teman/famili yang pernah memakai jasanya
- Ramah dan mudah bergaul

Jangan memilih hanya berdasarkan pada :
- kantor/studio yang bagus,mewah, dan besar
- Harga yang termurah atau yang termahal
- karena dasar pertemanan saja, karena wedding photographer adalah profesi yang serius dan seharusnya profesional
- karena satu paket dengan katering, rias pengantin atau gedung
- Karena menunjukkan peralatan2 yang mahal
- Karena hasil penggarapan fotonya cepat selesai

Teknologi internet dapat juga membantu untuk mencari wedding photographer yang tepat untuk anda. Cermati sampel-sampel foto yang diunggah dalam website,blog, ataupun Facebooknya dan cermati juga testimoni2 yang sudah ada. Cobalah berkomunikasi langsung dengan akun tersebut untuk mengetahui itu akun fiktif atau tidak. Apabila terjangkau dalam hal jarak, usahakan untuk bertemu dengan fotografer anda minimal sekali sebelum hari H, selain untuk melihat sampel2 foto yang sudah dicetak dalam bentuk album, juga itu merupakan kesempatan anda untuk menjelaskan keinginan anda terhadap sang fotografer. Kalaupun tidak memungkinkan untuk bertemu, berkomunikasilah melalui telpon.

(dari berbagai sumber)

29.6.12

Gundhul-Gundhul Pacul

Kalo sampeyan adalah orang jawa(Jogja/Jateng), atau setidaknya pernah hidup lama ditanah Jawa pasti tidak asing dengan lagu dolanan bocah berjudul Gundhul-Gundhul Pacul. Demi suksesnya pesan yang akan disampaikan pada guneman kali ini, berikut saya adalah syair dari lagu tersebut : "Gundhul-gundhul pacul cul gembelengan...Nyunggi-nyunggi wakul kul, gembelengan..Wakul nggelimpang segane dadi sak latar ". Mungkin terdengar konyol liriknya, karena memang seperti itulah salah satu ciri khas lagu dolanan bocah; agak sedikit konyol, dengan irama yang rancak.

Suatu malam saya nyetel sebuah tayangan di tipi lokal Jogja yang menyiarkan pengajian Padhang mBulan Cak Nun dan Kyai kanjeng-nya. Ada sebuah selingan yang membahas lagu Gundhul-Gundhul Pacul itu secara maknanya. Entah darimana pemahaman beliau berkaitan dengan lagu dolanan bocah itu, tapi saya kok bisa dibilang setuju sekali dengan pemahaman itu. Dan kalopun sampeyan punya atau tahu makna yang lain yang tersirat dari lagu yang sama tersebut biarlah guneman kali ini menjadi pelengkap pengetahuan saja, tidak usah diperdebatkan..sepakat? *salaman

Dari sekian panjang lebar pembahasan makna lagu itu kurang lebih yang saya tangkap adalah seperti ini; lagu tersebut lebih untuk pepeling(pengingat) bagi yang berkuasa entah itu Presiden, Gubernur, Walikota, bupati, sampai Lurah bahwa mereka itu sudah tidak gundul(bukan anak-anak lagi), dan sedang nyunggi wakul ( membawa bakul diatas kepala), wakul/bakul adalah tempat nasi yang mana nasi itu melambangkan kesejahteraan. Kalau yang didaulat nyunggi wakul oleh rakyat itu gembelengan(bertindak urakan/tidak benar/semaunya sendiri) maka Wakul itu akan nggelimpang/jatuh sehingga isinya yang berupa nasi akan tumpah dan tidak bisa digunakan untuk mensejahterakan rakyat.

Betapa arifnya orang jaman dahulu yang sudah mengajarkan kepada anak-anaknya bagaimana mereka harus bersikap saat mereka sudah besar nanti dan menjadi seorang pemimpin, meski hanya dalam lingkup rumahtangga.

Lagu yang saya sendiri juga tidak tahu kapan diciptakan itu, tapi saya yakin sudah cukup lama, ternyata masih sangat relevan dengan kehidupan jaman sekarang. Banyak pemimpin yang mengemban amanat rakyat, yang bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya, tapi nyatanya bersikap semaunya sendiri. Alhasil ya seperti yang sampeyan semua lihat di media tiap hari itu, tidak usahlah disebutkan disini.

* Kalo ada yang nanya, "lha terus makna Pacul apa dong?" , menurut saya kata Pacul sendiri digunakan karena pacul/cangkul sendiri identik dengan petani yang lagi2 identik dengan rakyat kecil, mungkin juga agar lagu tersebut memiliki rima yang pas..Gundhul dengan Pacul..sama2 "ul" kan? atau ada yang tau maknanya? monggo dibagi.. :)

1.1.12

2012 First Post

Seperti layaknya postingan-postingan awal tahun lainnya di blog-blog sebelah, saya ucapken selamat tahun baru 2012 buat sampeyan semua. Semoga semua kesialan tertinggal ditahun 2011 dan semua nasib baik serta kesuksesan masih setia nempel pada sampeyan ditahun 2012 ini. Abaikan berita soal kiamat yang akan terjadi di 2012 ini, hanya orang gak waras yang bisa meramalkan kiamat, dan hanya orang yang lebih tidak waras lagi yang mempercayainya. itu artinya di tahun 2012 ini sampeyan (dan saya juga tentunya) harus tetep bersemangat dan bergairah dalam menjalani hari demi hari, menggapai mimpi demi mimpi, dan menikahi istri demi istri (mohon abaikan yang saya sebut terakhir).

Sebenarnya apa sih makna taon baru buat sampeyan? kalo taon baru bagi saya kok tidak lebih dari sekedar pergantian kalender di dinding/meja saja. Tidak ada yang sangat istimewa yang saya rasakan pada momen ini. Memang pada malam pergantiannya ada kehebohan luar biasa; suara terompet lah, knalpot yang bikin budek kuping lah, dar der dor suara kembang api lah, tapi ya sekedar itu aja..pagi harinya?? sama saja..gak ada yang luar biasa istimewa.

kalo boleh taruhan, saya berani bertaruh sepatu butut saya kalo yang paling bahagia dalam menyambut tahun baru adalah para pesakitan di Lembaga Pemasyarakatan sana. Karena biasanya dalam menyambut natal dan tahun baru pemerintah memberikan remisi hukuman yang berarti masa2 dibalik jeruji akan semakin cepat berlalu, trus kalo udah bebas bisa maling lagi, ngorupsi lagi, merkosa lagi..damn..kenapa juga harus ada program2 gak jelas semacam ini dari pemerintah...

Mengenai harapan-harapan dan resolusi yang biasanya dibikin dalam menyambut tahun baru itu hal yang kurang menantang kalo menurut saya. Lha enak banget targetnya terwujud dalam setahun, coba sampeyan mbok sekali2 mbikin resolusi untuk satu minggu atau satu bulan kedepan, saya yakin hidup sampeyan pasti jadi lebih berwarna, atau kalo nggak ya kena stroke karena kebanyakan pikiran..hahaha

Disini saya cuma mau bilang kalo tidak perlulah merayakan taon baru secara berlebihan, bukankah kata ustad masjid sebelah segala yang berlebihan itu tidak baik?? Simpan energi sampeyan untuk menjalani hari dan mewujudkan mimpi ditahun yang baru ini.

27.12.11

Ada ide buat judul??

Baiklah, ini postingan saya yang keempat dan kemungkinan besar jadi yang terakhir dalam tahun 2011. Bukan disengaja kalo postingan pertama pada awal tahun dan postingan terakhir pada akhir tahun, lebih karena disibukkan dengan urusan lain dan mengabaikan sementara keberadaan blog abal-abal ini, dan saya juga tidak merasa perlu untuk meminta maaf soal hal itu karena yo ngopoooo ngono lho, wong blog2 saya sendiri kok, hahaha...

Dengan rentang waktu yang cukup lama antara satu postingan dengan postingan selanjutnya cukup membuat saya malu kalo masih mengaku sebagai blogger. Dan untungnya selama ini saya juga sudah tidak mengaku sebagai blogger. Banyak sekali peristiwa-peristiwa lucu, seru, ganjil, dll yang dulu pasti jadi santapan empuk untuk bahan postingan yang terlewatkan oleh saya dalam setahun ini.

Yang cukup membanggakan bagi saya adalah dengan makin eksisnya komunitas blogger Solo " BENGAWAN " di blogosphere (masih ini gak sih sebutannya) Indonesia. Memang sih saya bukan siapa2 disitu, tapi setidaknya nama saya pernah tercatat sebagai member di komunitas itu (semoga membership saya blom hangus sekarang). Ditambah lagi dengan keberadaan RBI(Rumah Blogger Indonesia) sebagai mabesnya Bengawan yang denger2 namanya sekarang malah lebih kondang daripada Bengawannya itu sendiri (lha piye to ik..?!!). Banyak nama-nama hebat lahir dari komunitas blogger ini, bagi yang ngaku blogger dan aktif berkomunitas siapa yang gak kenal Blontank poer, Hassan, Hendri, Mursid , dan masih banyak lagi nama2 hebat lain dari komunitas Blogger Bengawan.

Dalam diri saya pribadi banyak hal baru juga yang terjadi dalam setahun ini, yang paling mutakhir tentu saja dengan kelahiran anak pertama saya. Anak cowok paling ganteng se-komplek perumahan yang saya tempati pokoknya, hahaha.. mohon doanya aja semoga tu anak jadi anak yang sholeh, berbakti pada orangtua, dan tidak menjadi seorang koruptor besok gedenya, amiinn.


Sampe disini masih blom jelas kan postingan ini mau mbahas soal apa? yup, karena saya memang tidak akan mbahas apa-apa dalam postingan kali ini. Seperti biasa ini hanyalah blog abal-abal, blog suka-suka..jangan berharap mendapatkan sesuatu dari blog ini. Nantilah kalo ternyata posting pancingan ini cukup bisa menggugah hati saya, mungkin akan segera hadir postingan2 berikutnya soal carut marut negri ini, soal jambul Syahrini, soal aparat versus sipil, soal hape saya yang keypadnya sering ngaco, dan soal-soal lainnya yang remeh temeh dan bisa dibahas sesuka saya.

Oke, sampe ketemu lagi ya..semoga segera..kalopun ternyata gak, silahkan mampir diblog sebelah yang pastinya jauh lebih aktif dari blog ini..terimakasih, salam hangat selalu :)

23.1.11

UFO suruhan Gayus

Well..semakin asik aja hidup di Indonesia ini, hampir tiap hari ada kejutan. Sempat dikejutkan oleh putusan hukuman untuk Mas Gayus yang hanya dapet 7 taon, trus ada lagi kejutan dari Mister Presiden Susilo Bambang Ngudoroso gajinya gak naik-naik selama 7 tahun (kok sama2 angka 7 ya?? jangan-jangan...hayahhh..lekas klenik meneh..), trus ada berita kalo hampir semua daerah dari Sabang-Merauke pejabatnya ada yang kena kasus hukum(rata-rata sih korupsi, dan menurut saya itu sudah bukan lagi kejutan), dan ini ada lagi kejutan terbaru kalo ada UFO yang mampir ke Jogja(daerah Berbah, Sleman tepatnya) dan ninggalin jejak yang kalo di luarnegri sono disebut crop circle itu.

Silang pendapat bermunculan seiring kemunculan karya seni(biarlah saya menyebutnya seperti itu) disawah penduduk itu. Bagi yang skeptis akan keberadaan makhluk dari dunia lain itu tentu akan mencerca habis-habisan dengan sedikit nyinyir pastinya. Namun bagi yang percaya, atau bahkan memuja makhluk dari planet lain, tentu saja akan bersuka cita karena semakin kuat bukti-bukti yang mendukung kepercayaan mereka itu.

Lha kalo sampeyan nanya sikap saya dengan adanya jejak UFO di Berbah Sleman itu, hmm..saya sendiri kok kurang begitu yakin.. dulu saya pernah baca buku yang saya inget banget judulnya “Dialog Dengan Jin Muslim”, karya Muhammad Isa Daud, disitu sempat disinggung tentang UFO, yang katanya tidak ada itu yang namanya UFO/Alien, benda terbang yang menyerupai piring itu hanyalah reka-rekane Jin kafir aja yang berusaha mempertipis keimanan manusia terhadap Tuhan, itu yang ngomong om Jin muslim yang diwawancarai lho. Dan sialnya saya baca buku itu pas saya masih labil-labilnya dulu, masa-masa SMA kalo gak salah, jadi hal itu cukup membekas dibenak saya. Seiring kedewasaan fisik dan pikiran yang perlahan mulai menghampiri saya, yang sayangnya berbanding lurus dengan terkikisnya keimanan saya, saya mulai teracuni dengan kisah tentang UFO/Alien itu. Belum sampe tahap terobsesi sih, tapi sudah sampe tahap mulai agak sedikit percaya akan keberadaan planet lain yang dihuni makhluk bermata belok dan berjari tiga yang lucu-lucu namun dengan tingkat kecerdasan yang luar biasa jauhnya melebihi umat manusia. Jadi ya itu tadi, saya sendiri gak yakin apa saya percaya kalo itu jejak UFO atau hanya sekedar seniman iseng yang sedang beronani karya di areal persawahan itu.

Konon menurut yang pernah saya baca, badan antariksa Amerika, NASA, udah nemu cara buat berkomunikasi dengan makhluk dari planet lain. Baiklah mari kita mulai saja kekonyolan itu, dan saya masih memakai Gayus sebagai tokoh utama postingan kali ini. Bagaimana kalo ternyata UFO itu datang atas suruhan Gayus buat mengalihkan perhatian khalayak dari kasusnya, jadi sementara orang-orang pada heboh dengan kedatangan UFO itu dia bisa menyusun rencana kembali untuk mempecundangi hukum Indonesia? Bukankah dia sempet bilang bahwa CIA terlibat dalam kasusnya? Bukankah CIA itu temen dekatnya NASA? Dan bukankah hanya NASA yang bisa berkomunikasi dengan mereka?

Jadi benang merahnya seperti ini, si Gayus minta sama kenalannya yang CIA itu (tentu saja bayarlah, orang dia punya unlimitted budget kok) buat njawil si NASA biar disewain UFO satu aja biar mendarat di Indonesia, dan karena biaya untuk mbikin UFO terlihat orang agak mahal, jadi si Gayus ambil yang paket murmer alias murah meriahnya aja, alias cuma diminta ninggalin jejak, ya pokoknya asal bikin heboh aja lah.. walhasil terciptalah crop circle ala Jogja itu. Sayangnya si Gayus agak kurang peka dengan isu yang lg hangat, coba kalo dia gak lupa mesen desain crop circle-nya itu dibikin logo Keraton Jogjakarta, atau tulisan ala anak ABG di tempat-tempat wisata “UFO WAS HERE”, pasti kehebohan bakal bertahan agak lama, hahaha..

Jadi mari kita tunggu aja kehebohan-kehebohan apalagi yang bakal muncul setelah ini, kalo ternyata kembali si Gayus yang bikin heboh, maka sampeyan boleh percaya dengan teori saya tadi, tapi satu hal yang bisa saya pastikan disini, kalo sampeyan sampe percaya semua teori saya itu berarti tingkat kewarasan sampeyan sudah diambang batas untuk diperiksakan ke dokter jiwa..hahaha...

Sekalian saya ucapken selamat datang kepada mas/mbak Alien di Kota Jogjakarta yang istimewa ini, kalo mau cari souvenir maka Malioboro-lah tempatnya, dan mampir juga ke Beringharjo buat belanjain batik anak istri sampeyan. Tapi jangan mampir “jajan” di Sarkem ya..nanti ndak dimarahi Tuhan..

*Foto ilustrasi lagi2 nyomot dari google, maaf bila ada yang tidak berkenan..