Gerebeg maulud adalah sebuah akulturasi dari sebuah ritual agama dengan ritual budaya. Kenapa saya sebut demikian, karena pada dasarnya gerebeg maulud itu dilaksanakan untuk memperingati maulud Nabi Muhammad SAW. Namun pada pelaksanaan melibatkan berbagai macam pernak-pernik budaya, seperti melibatkan pembakaran kemenyan, melibatkan berbagai macam prosesi dan sesaji. Ditengah-tengah jaman modern seperti ini, ternyata masih saja ada orang-orang yang percaya dengan berkah dalem(berkah dari raja). Ya, berkah yang didapat dari barang-barang yang udah mambu keraton, istilah jawanya. Keraton masih saja dianggap sebagai sebuah institusi yang bertuah, yang mampu menghadirkan segala keberuntungan dan juga tolak bala. Saya masih tidak habis pikir dengan ribuan orang yang rela berdesakan ditengah terik matahari demi merebutkan barang2 sepele yang sebenarnya bisa kita dapatkan semua di pasar-pasar terdekat. Tapi ya itulah keunikan orang jawa, masih mempertahan kan budaya ditengah serbuan arus modernisasi, dan saya bangga juga menjadi bagian dari masyarakat seperti ini, meski kadang saya masih mengedepankan rasionalitas saya untuk hal-hal yang tidak masuk akal semacam berebut berkah dalem semacam itu.
Foto-foto berikut ini adalah hasil hunting saya terakhir sebelum kamera saya rusak pada acara gerebeg maulud di Keraton Solo, sebagian udah ada yang saya upload. Udah lama banget memang acaranya, dan udah lama juga foto-foto ini manjing di laptop saya, jadi bosen sendiri liat foto-foto saya itu, jadi ya saya upload disini aja biar saya ada temen bosennya, hahaha…selamat menikmati dan selamat bosen….

Senyum jeng, kita dipoto sama masnya lho...
Rapatkan barisan kisanak..!!!

Cool...

Woi, yang itu udah saya incer dari tadi...!!!
Untung masih kebagian kerangkanya, lumayan....
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact